Kendati Sudah Mereda, Tips Wisata Usai Pandemi Ini Tetap Perlu Kalian Terapkan

Meski sudah ada pelonggaran, ada beberapa tips wisata usai pandemi yang perlu menjadi perhatian. Kesehatan tetap merupakan urusan utama yang perlu mendapat kepedulian tinggi, termasuk faktor-faktor penting yang lain. Jangan sampai terjadi, acara senang-senang justru berubah menjadi malapetaka.

Beberapa waktu belakangan ini kasus penyebaran Covid-19 memang telah menurun secara signifikan. Masyarakat merasa lega karena bisa melakukan berbagai aktivitas dengan bebas meski masih ada beberapa pembatasan. Demikian pula dengan kegiatan wisata yang sebelumnya sempat mati suri, perlahan mulai bangkit kembali. Tapi jangan lupa, pandemi tersebut sampai sekarang belum sepenuhnya sirna.

1. Memilih Tujuan

tips wisata usai pandemi
Pilih tempat wisata yang aman dan bebas dari covid-19. Foto: pixnio.com

Untuk langkah awal, pilih tempat wisata yang benar-benar telah aman dari Covid-19 atau paling tidak kasusnya sudah berkurang drastis. Pastikan destinasi tersebut mampu menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan jelas bagi semua pengunjung.

Selain itu pemerintah setempat harus mempunyai sistem penanganan Covid-19 secara sigap dan tidak lelet. Ini untuk berjaga-jaga jika ada penularan, bisa mendapat layanan kesehatan secepatnya.

2. Menjalani Vaksin

tips wisata usai pandemi
Sebelum melakukan perjalanan wisata, harus vaksin lebih dulu. Foto: flickr.com

Jangan sekali-sekali mengadakan perjalanan jarak jauh tetapi belum menjalani vaksin. Minimal satu kali dan akan lebih bagus lagi jika telah dua kali apalagi vaksin booster. Langkah ini memang tidak dapat menjadi jaminan 100% bebas dari risiko Covid-19. Tapi setidaknya bisa mengurangi kejadian-kejadian yang tidak kalian inginkan secara maksimal.

3. Ikut Asuransi Wisata dan Kesehatan

tips wisata usai pandemi
Ikut asuransi agar kegiatan wisata jadi lebih nyaman. Foto: pxhere.com

Ikut asuransi wisata dan kesehatan juga tidak boleh kalian lalaikan dan pilih yang memberi jaminan penuh atas risiko Covid-19. Selama ini pemerintah Indonesia memang menanggung semua biaya penyembuhan penyakit tersebut. Namun hal ini tidak berlaku untuk perjalanan ke luar negeri.

Baca juga:  Beraktivitas Saat 'New Normal', Perlu Perlengkapan Apa Saja?

Kendati demikian sekarang sudah ada perusahaan asuransi yang menyediakan layanan tanggungan tersebut. Pastikan layanan yang kalian terima benar-benar lengkap, mulai dari biaya pemeriksaan, laboratorium, pengobatan, rawat inap di rumah sakit, isolasi atau karantina, dan sebagainya.

4. Menggunakan Transportasi Sewa 

Menggunakan transportasi publik selalu jadi langkah jitu untuk menghemat anggaran. Tetapi apabila transportasi umum tersebut tidak bisa menerapkan protokol kesehatan, sebaiknya kalian hindari terlebih jika tidak ada pembatasan penumpang.

Pilih transportasi yang lebih aman misalnya kendaraan sewa atau taksi. Meski agak mahal, tapi terbukti bisa membantu mengurangi risiko kena covid-19. Ingat, semua sarana transportasi itu bersifat tertutup tanpa ada sirkulasi udara.  

5. Mengajak Orang Lain

Banyak kelebihan yang akan kalian rasakan jika berani melakukan perjalanan wisata sendirian. Akan tetapi untuk saat ini sebaiknya jangan memilih keputusan tersebut dan ajak minimal satu orang teman atau saudara ketika berlibur ke tempat jauh. Tujuannya adalah agar dapat saling memberi bantuan apabila sewaktu-waktu mendapat gangguan kesehatan.

6. Menyiapkan Aplikasi Pembayaran dan Kesehatan

Sejak pandemi, banyak pembayaran yang beralih menggunakan aplikasi online seperti transportasi, hotel, rumah makan, pusat belanja, dan lainnya. Siapkan aplikasi tersebut agar tidak menimbulkan kerepotan saat melakukan transaksi di tempat tujuan wisata. Termasuk juga e-wallet atau dompet elektronik.

Demikian pula dengan aplikasi kesehatan, harus selalu aktif sepanjang waktu. Kabar bagus, aplikasi kesehatan Indonesia, yakni PeduliLindungi sudah memenuhi standar internasional. Jadi kalian dapat memakai untuk bepergian ke luar negeri, penerbangan internasional, dan saat masuk ke objek wisata mancanegara.

7. Menggunakan Masker

Karena sudah ada pelonggaran, kalian boleh melepas masker saat berada di luar ruang dan tempat wisata yang sifatnya terbuka seperti pantai, pegunungan, dan lainnya. Tapi saat pergi ke suatu destinasi yang sifatnya tertutup misalnya museum, bangunan kuno, dan toko suvenir, tetap harus kalian kenakan agar aman. Demikian pula dengan protokol kesehatan lain yaitu cuci tangan, jangan sampai terabaikan.

Baca juga:  Soal Tahu, Kuningan Tak Kalah dengan Sumedang

Demikianlah beberapa tips wisata usai pandemi, sehingga tidak hanya aman dari segi kesehatan saja namun juga menjadi kegiatan yang menyenangkan. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir secara total, sehingga kalian semakin bebas mengadakan acara liburan.

Reply