Jenis Tenda Untuk Camping dan Berpetualang

Seiring dengan kemajuan zaman, saat ini tersedia beberapa jenis tenda terbaik untuk mengadakan kegiatan petualangan di alam terbuka atau camping. Perabot ini memiliki fungsi sebagai tempat istirahat. Selain itu juga bisa menjadi alat pelindung dari panas sinar matahari, siraman air hujan atau ketika cuaca sedang dingin dan serangan debu.

Agar dapat menciptakan suasana yang lebih aman, enak dan nyaman, ketika memilih tenda harus menyesuaikan dengan kondisi alam sekitar. Selain itu jumlah peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut juga harus menjadi bahan pertimbangan.

1. Tenda dome kubah

Tenda dome kubah. Foto : homestoreandmore.ie

Tenda dome kubah merupakan salah satu jenis tenda paling populer sehingga banyak sekali pecinta alam yang menyukainya. Tenda ini memiliki tiang penyangga yang bentuknya melengkung seperti setengah lingkaran. Daya tampungnya lumayan banyak, antara 4 hingga 7 orang. Selain itu mudah untuk mendirikan dan beratnya sangat ringan, sehingga tidak menimbulkan kerepotan ketika membawanya ke pegunungan.

2. Tenda geodesic dome

Tenda Geodesic dome. Foto : intelligentliving.co

Dilihat dari bentuknya, geodesic dome mempunyai kemiripan dengan tenda dome kubah. Tetapi ukurannya memiliki variasi yang lebih banyak dengan bobot sekitar 3 hingga 8 kilogram. Strukturnya juga lebih kuat dan sangat cocok untuk berwisata di alam terbuka yang sering terkena limpahan air hujan, angin, salju dan kondisi ektrim lainnya.

Karena ukurannya lebih besar, daya tampung dari tenda ini juga banyak mencapai puluhan orang. Bukan itu saja, geodesic dome merupakan tenda yang ukuran langit-langitnya lebih tinggi dan terasa nyaman untuk tidur dan istirahat. Termasuk bagi para petualang yang memiliki tubuh jangkung.

3. Tenda pop-up dome

Tenda Pop-up dome. Foto : ebay.co.uk

Sama seperti tipe geodesic, pop-up dome merupakan hasil modifikasi dari dome kubah dan sama-sama praktis dalam urusan pemasangan. Begitu membuka lipatan, tenda akan langsung terbentuk dan bisa dipakai untuk istirahat.

Baca juga:  Untuk Para Traveler, Ini Gejala Infeksi Corona dari Hari ke Hari yang Harus Dikenali

Bagi petualang dan pecinta alam yang belum memiliki banyak pengalaman memasang tenda, sangat tepat memilih tenda ini. Tetapi jangan lupa, pop-up dome kurang cocok untuk camping di alam liar dengan kondisi ekstrim karena tidak tahan terhadap cuaca dingin.

4. Tenda tunnel

Tenda tunnel. Foto : id.pinterest.com

Berikutnya ada tenda tunnel yang mempunyai bentuk sangat unik. Meski kesannya agak terbuka, namun cocok untuk mengadakan camping di alam dengan berbagai macam kondisi. Ujungnya yang runcing membuat tenda ini mampu memberi perlindungan maksimal terhadap terpaan angin dan curah hujan.

Selain itu frame yang ada di bagian tengah memiliki ukuran lebih tinggi dibanding bagian tepi, sehingga daya tampungnya juga lebih banyak. Apalagi bentuknya yang menyerupai terowongan dapat menghadirkan kesan luas dan lapang.

Pada sisi yang lain, tenda tunnel juga memiliki kelemahan. Teknik pemasangannya agak rumit dan butuh waktu lebih lama. Bukan itu saja, ketika mendirikan tenda ini minimal harus dilakukan oleh dua orang.

5. Tenda inflatable

Tenda inflatable. Foto : campinghabits.com

Tenda inflatable adalah tenda yang tidak mempunyai kelengkapan tiang dan sangat mudah pemasanganya. Caranya tinggal memberi angin yang banyak dalan panel berongga dan panel inilah yang nantinya akan berfungsi sebagai tiang atau struktur tenda.

Tapi meski mudah dipasang, sebagian besar pecinta alam dan kegiatan camping tidak tertarik memakai tenda ini. Alasannya selain harganya yang mahal, bobotnya juga sangat berat dan sering menimbulkan permasalahan tersendiri saat dibawa ke daerah pegunungan. Apalagi jika medannya cenderung ekstrim.

6. Tenda ridge

Tenda ridge. Foto : id.pinterest.com

Sama seperti bangunan rumah, tenda ridge memiliki atap yang bentuknya segitiga. Ukurannya ada punya kapasitas kecil saja, namun ada pula yang berkapasitas besar mencapai puluhan orang.

Baca juga:  10 Barang Yang Wajib Dibawa Saat Liburan Ke Pantai

Pemasangannya menggunakan tiang dan tali dengan sistem pengaturan yang sangat rumit. Tetapi setelah berdiri, akan menjadi kuat dan kokoh. Karena itulah tenda ini sangat tahan terhadap resiko terpaan angin kecang, hujan deras dan cuaca buruk lainnya.

7. Tenda quick pitch

Tenda quick pitch. Foto : 4x4community.co.z

Tenda quick pitch adalah jenis tenda paling modern dan saat ini sedang menjadi tren di kalangan pecinta kegiatan petualangan. Bentuknya sedikit lebih panjang apabila membandingkannya dengan tenda dome. Sedangkan kerangka atau strukturnya berbentuk setengah lingkaran dengan fungsi utama sebagai penopang kain tenda.

Kerangka dan kain tenda tersebut memang terpasang secara menyatu. Jadi jika ingin mendirikan, tinggal membuka dan langsung meletakan di permukaan tanah. Kelebihannya antara lain ruangnya lebih tinggi, cocok untuk petualang yang tubuhnya juga tinggi. Tapi sayangnya tenda ini tidak bagus untuk berpetualang di kawasan pegunungan.

8. Tenda lonceng

Tenda lonceng. Foto : assortedevents.co.uk

Selaras dengan penyebutannya, tenda lonceng mempunyai bentuk seperti lonceng dan hanya dapat mengadakan acara liburan saat musim panas saja atau ketika cuaca sedang cerah. Karena strukturnya yang tidak terlalu kuat, maka tenda ini juga tidak boleh dipasang di alam liar.

Biasanya tenda lonceng hanya dipakai di area perkebunan atau taman dan pinggiran pantai dengan peserta anak-anak. Di tempat tersebut, mereka bisa bermain sekaligus belajar bersama untuk mengenal dan mencintai alam. Kemudian setelah dewasa nanti, dapat berpetualang secara mandiri.

Bagaimana, sudah bisa membedakan jenis tenda terbaik untuk berpetualang bersama teman sesama pecinta alam?. Semoga ulasan di atas bisa menjadi rekomendasi terbaik untuk menentukan pilihan.

Reply