Jangan Takut Piknik Sendiri, Inilah Segudang Manfaat Solo Traveling

Sebagian besar pelancong cenderung lebih suka melakukan perjalanan wisata bersama teman atau keluarga. Jarang ada yang tertarik pergi jauh sendirian atau solo traveling. Padahal, ada banyak sekali manfaat solo traveling yang bisa kalian dapatkan dalam petualangan ini. Setiap tantangan yang muncul selalu memberi pengalaman terbaik dan nilai positif bagi kehidupan.

1. Belajar mengenal diri sendiri dan menemukan kebahagiaan sejati

Belajar mengenal diri sendiri. Foto : pixabay.com

Ketika melakukan solo traveling, akan mempunyai kesempatan dan waktu yang lebih banyak untuk mengenal diri sendiri. Penyebabnya adalah karena tidak akan terganggu dengan kehadiran sosok lain. Pikiran selalu fokus pada berbagai masalah yang muncul dalam perjalanan. Sehingga penyelesaiannya juga harus bisa kalian temukan sendiri.

Kondisi ini akan memunculkan dorongan untuk mandiri dan berani berjuang sendiri tanpa bantuan orang lain. Dari pengalaman tersebut, kemudian kalian bisa memahami watak dan kepribadian sendiri dalam arti yang sebenarnya.

Dari sini pula kalian akan menemukan cara untuk mencari kebahagiaan secara lebih hakiki. Misalnya menyaksikan penduduk lokal yang sedang bekerja di sawah, makan di warung sederhana dengan masyarakat sekitar dan sebagainya. Sehingga kalian bisa tampil sebagai pribadi yang senang bersyukur sekaligus bisa menikmati kebersamaan.

2. Berani melepaskan diri dari zona nyaman 

Melepaskan diri dari zona nyaman. Foto : pixabay.com

Bepergian ke suatu daerah baru secara sendirian selalu memunculkan pelajaran hidup yang sangat mengesankan. Di tempat tersebut, kalian harus bisa menghadapi kesulitan, bahkan kadangkala tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Di sini, kalian hanya dapat mengandalkan kemampuan dari diri sendiri saja.

Tantangan semacam ini akan membuat kalian berubah menjadi sosok yang semakin berani keluar dan lepas dari zona nyaman. Misalnya ketika melakukan kegiatan wisata rombongan dengan teman lain, pasti harus mengikuti aturan yang telah jadi ketetapan bersama. Beda dengan solo traveling, kalian dapat membuat keputusan secara bebas karena tidak terikat dengan aturan kelompok.

Baca juga:  Gagal Liburan Saat Pandemi Covid-19? Ini Yang Bisa Para Traveler Lakukan Di Rumah

3. Makin mudah melakukan interaksi dengan orang baru

Belajar bersosialisasi dan interaksi. Foto : flickr.com

Manfaat solo traveling berikutnya yaitu lebih mudah belajar melakukan interaksi dan bergaul dengan orang baru. Saat bepergian secara sendirian saja, kalian akan menjadi lebih tertarik untuk mengenal orang baru. Contohnya antara lain yaitu dengan sesama pelaku solo traveling, saat berada dalam bus atau kereta dan penduduk lokal setempat.

Melalui perkenalan ini kalian akan memahami bahwa setiap orang memiliki karakter dan sifat yang tidak sama. Terutama sekali terkait dengan budaya dan pola pikir yang berbeda-beda. Dari sini, kalian dituntut belajar menyesuaikan diri. Kemudian hasilnya, kalian menjadi semakin mudah bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang baru.

4. Menjadi lebih hati-hati dan waspada

Kemanapun tujuannya, wisata bersama dengan rombongan itu lebih aman dibanding solo traveling. Tapi melalui kegiatan solo traveling pula, kalian mendapat kesempatan belajar untuk lebih hati-hati dan waspada dalam setiap kondisi dan situasi. Ketika ada masalah kalian akan terbiasa mengeluarkan berbagai jurus dan cara untuk menghadapi berbagai rintangan tersebut.

Kebiasan ini akan terbawa dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga ketika berhadapan dengan suatu kesulitan baru, dapat menyelesaikan dengan cara dan hasil yang sangat sempurna. Hal ini terjadi karena kalian mampu menyiapkan beberapa jurus sekaligus untuk merampungkan satu masalah.

Hati-hati dan waspada. Foto : pxfuel.com

5. Bisa lebih fokus menikmati kegembiraan dalam perjalanan 

Menikmati kegembiraan dan keindahan alam. Foto : flickr.com

Ketika melakukan kegiatan wisata dengan beberapa teman, perhatian kalian biasanya akan terbagi dua. Pada satu sisi, kalian ingin menikmati perjalanan itu sendiri. Tetapi di sisi lainnya, kalian harus mau mendengar cerita dari orang lain selama perjalanan. Bahkan hal ini sering terjadi hingga tempat tujuan dan pulang kembali ke rumah.

Baca juga:  Ini Dia, 7 Taman di Jakarta Untuk Alternatif Liburan Murah Meriah!

Kalau kamu memilih solo traveling, tuntutan ini tidak akan pernah muncul. Sehingga  bisa lebih fokus menikmati kegembiraan beserta segala keindahan yang kalian jumpai dalam perjalanan.

Selain itu juga dapat berkonsentrasi untuk menyusun rencana sesuai keinginan tanpa menimbulkan pertentangan. Misalnya pilihan rute di mana ada yang tertarik melewati jalan mulus dan beraspal. Padahal kalian lebih suka melalui medan berat karena bisa melihat panorama alam yang indah.

Akhir kata, memang tidak setiap perjalanan yang dilakukan sendiri bisa menghasilkan cerita indah dan menarik. Tetapi paling tidak, kalian tetap dapat mengambil manfaat solo traveling bagi kehidupan sehari-hari. Bukankah keberhasilan dan kesuksesan itu sering ditentukan oleh diri sendiri, terutama keberanian dalam melawan tantangan dan persoalan?.

Reply