Sate Lalat Bisa Dimakan? Inilah Kuliner Menggelitik Khas Madura

Apa yang ada difikiran kalian sat pertama kali mendengar kata Sate Lalat? Ya, pastinya langsung terbesit bahwa sate yang dimaksud adalah sate yang bahan bakunya ada lalat atau laler. Apakah benar begitu? dan apakah sate lalat benar-benar ada? Jawabannya adalah Salah dan Benar hehe.

Maksudnya gimana? Sate lalat yang dimaksud di sini bukanlah sate yang terbuat dari lalat yang biasa kita lihat. Namun meskipun begitu sate lalat bukan hanya sekedar nama saja. Sate ini benar-benar ada dan menjadi kuliner khas dari Pulau Madura. Penasaran kan seperti apa bentuk dan rasa sate yang satu ini? saya yakin kalian pasti akan ketagihan setelah mendengarkan ceritanya.

Lalat Memang Nama yang Sesuai

Credit : republika.co.id

Ya jika kita melihat bentuk dari sate yang satu ini kalian pasti akan terkejut. Bentuk sate terdiri dari daging-daging yang dipotong kecil-kecil menyerupai lalat. Itu kenapa sate ini dinamai sate lalat. Jadi bukan karena terbuat dari lalat ya. Daging yang biasa digunakan yaitu sama seperti pada sate pada umumnya yaitu daging ayam, kambing atau kelinci. Namun bentuknya yang unik membuat penikmatnya lebih mudah menyantap sate ini. Dalam satu gigitan, satu tusuk sate langsung ludes dan rasa daging yang empuk sangat nikmat serta mudah saat dikunyah.

Tusuknya dari Lidi?

Credit : suarapemred.co

Jika biasanya tusuk sate terbuat dari irisan bambu, maka sate lalat berbeda dengan sate pada umumnya. Tusuk sate yang digunakan pada kuliner ini yaitu lidi. Lidi digunakan karena memiliki ukuran yang relatif lebih ramping sehingga mudah untuk ditusukkan pada daging yang kecil tadi. Jika menggunakan tusuk dari irisan bambu, maka akan beresiko untuk merusak bentuk dari daging yang kecil.

Baca juga:  Empuk dan Enaknya Sate Perawan

Waktu Panggang yang Cepat

Credit : kotakwarna.com

Karena bentuknya yang kecil, maka wajar jika waktu panggang sate lalat sangat cepat. Jika kalian membeli sate ini, maka kalian tidak butuh waktu lama untuk menunggu sate dihidangkan. Ini tentunya bisa menjadi alternatif bagi kalian yang sudah sangat lapar dalam perjalanan dan ingin hidangan sate yang cepat. Waktu yang cepat juga tentunya tidak mengurangi kualitas pemanggangan daging sate. Daging sate tetap terpanggang secara sempurna sampai pada bagian dalam.

Puas dengan Banyak Tusuk

Credit : yukepo.com

Namanya juga sate lalat dan ukurannya kecil, pastinya akan diimbangi dengan penyajian porsinya yang banyak. Satu porsi sate lalat bisa disajikan sampai 20 tusuk sate. Kalian akan puas dengan jumlah porsi yang banyak ini. Menikmati sate lalat dengan porsi yang banyak inilah yang membuat penikmatnya sangat betah untuk mencicipi kuliner yang satu ini. Dengan porsi yang banyak juga tentunya kalian bisa menyantap sate 2-3 tusuk sekaligus jika kalian ingin menikmati kelezatannya dengan cara yang berbeda.

Tambahkan Lontong Agar Istimewa

Credit : food.detik.com

Menikmati sate lalat akan lebih istimewa jika disertai dengan irisan lontong. Setiap penjual sate ini biasanya menyediakan tambahan lontong. Sate lalat yang berukuran mini ditambah dengan irisan lontong yang juga dipotong-potong kecil akan menjadikan kombinasi makanan yang nikmat. Sambal kacang yang juga khas dari Madura akan menjadikan makanan ini membuat ketagihan para penikmatnya.

Sayangnya memang cerita di atas hanya bisa kalian temui di Pulau Madura. Jarang bahkan sulit bisa menemui penjual Sate Lalat di luar Pulau Madura. Keunikan kuliner ini membuat kebanyakan penjual sate di Madura menjajakan sate lalat. Jika kalian kebetulan berkunjung ke Pulau Madura, cobalah untuk mencicipi kuliner yang satu ini. Janganlah khawatir dengan namanya yang menggelitik, percayalah kalian akan ketagihan setelah mencobanya.

Baca juga:  "Pertarungan," Dunia Kuliner di Ibukota

Featured image credit : travel.kompas.com

Reply