Lontong Sayur Enak di Depok dan Jakarta 

Untuk yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, pasti tidak asing dengan kuliner ini. Lontong sayur. Ini adalah kuliner khas Betawi. Kuliner yang pastinya familiar di lidah warga Ibukota Jakarta.

Satu pagi, saat hawa masih segar , saya dan istri keluar rumah. Niatnya sih, mau beli roti dan susu untuk kedua anak saya yang mau berangkat sekolah. Roti dan susu, adalah menu sarapan kedua anak saya. Dengan mengendarai motor, saya dan istri menuju ke sebuah supermarket yang letaknya tak jauh dari rumah, tempat saya tinggal. Saya tinggal di sebuah kompleks perumahan yang ada di daerah Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat.

Setelah roti tawar dan susu dibeli, awalnya mau langsung pulang ke rumah. Tapi di tengah perjalanan, saya melihat di kanan jalan, seorang penjual lontong sayur. Saya pun bilang ke istri, ingin beli lontong sayur. 

Penjual lontong sayur banyak ditemui saat pagi tiba. Terutama di Jakarta dan sekitarnya. Foto: dokumen pribadi

” Enak kayaknya sarapan dengan lontong sayur,” kata saya sambil menyetir motor.

Istri saya langsung menjawab, sambil menunjuk penjual lontong sayur yang ada di kanan jalan itu.” Ya lontong sayur yang itu saja. Kata Mbak Tyas, enak banget. Kuahnya nendang tak hambar.” 

Mbak Tyas yang disebut istri saya tak lain adalah temannya. Dia dikenal doyan makan. Suka hobi kulineran.

Lontong sayur, kuliner khas Betawi ini jadi salah satu kuliner yang kerap jadi menu sarapan pagi warga Jakarta dan sekitarnya. Foto : dokumen pribadi

Karena istri saya pun setuju, saya pun segera menepikan motor ke kanan jalan, menuju penjual lontong sayur yang disebutnya langganan temannya, Mbak Tyas. Penjual lontong sayur yang saya tuju, berjualan dengan gerobak. Menempati sebuah warung kecil sederhana. 

Setelah memarkir motor dekat warung lontong sayur, saya langsung pesan satu porsi. ” Satu bang lontong sayurnya.” 

Si Abang penjual lontong sayur langsung sigap melayani, sambil berkata.” Pedas? Pakai telor enggak?”

Baca juga:  3 Warung Sate di Jakarta Ini Dijamin Maknyus

” Ya Bang pedas, sambelnya dicampur saja, pakai telor dan semur tahu,” jawab saya.

Di Depok, salah satu penjual lontong sayur yang cukup enak ada di Jalan Sawangan Permai, Bedahan, Depok. Foto: dokumen pribadi

Dia pun langsung meracik satu porsi lontong sayur pesanan saya. Plastik pembungkus makanan diletakannya dalam mangkuk. Setelah itu, dengan cekatan si Abang penjual lontong sayur membuka lontong yang masih terbungkus daun pisang. Memotong-motongnya tak terlalu tipis. Potongan lontong sedikit tebal. 

Potongan lontong itu dimasukkanya dalam plastik. Baru setelah itu, dia membuka panci kecil dekat panci besar lontong sayur. Sekilas saya melihat potongan tahu dalam panci dengan kuah coklat. Itulah semur tahu, menu pelengkap lontong sayur. Terakhir, dia membuka tutup panci besar.

Lontong sayur adalah kuliner berkuah khas Betawi, terdiri dari potongan lontong atau ketupat, dan kuah santan dan menu pelengkap lainnya. Foto: dokumen pribadi

Saya menengok ingin melihat isinya. Di dalam panci, terlihat kuah warna lontong sayur  berkuning. Kuah kuning dari santan dan rempah. Di aduknya sebentar. Baru kemudian, dia menyendoknya dengan sendok besar  dan memasukan kuah ke dalam plastik yang sudah berisi potongan lontong dan semur tahu.

Tampak irisan tipis pepaya muda dalam kuah lontong sayur. Juga sebutir telur bulat. Setelah semua bahan lontong sayur lengkap, ia mengikat plastik. Baru kemudian mengambil kerupuk kecil-kecil dari sebuah kaleng dan membungkusnya dalam sebuah kantong plastik. 

” Berapa Bang?” Tanya saya.

” Sepuluh ribu,” jawab si penjual lontong sayur pendek saja. 

Selesai membayar, saya dan istri pun langsung pulang ke rumah. Di rumah, semangkuk lontong sayur sudah siap disantap. Jadi menu sarapan pagi. Saya pun langsung menyendok satu potong lontong dengan kuah kuningnya. Potongan lontong begitu terasa lembut di lidah. Kuahnya terasa gurih, yang berbaur dengan sengatan ringan pedas sambal. Irisan pepaya muda jadi penyempurna rasa. 

Harga satu porsi lontong sayur tidak akan menguras kantong. Harga tergantung menu tambahan, karena ada yang menyediakan menu tambahan daging ayam dan lainnya. Foto : dokumen pribadi

Makin sempurna, dengan rasa semur tahu yang telah berpadu dalam kuah santan. Hanya dalam sekejap satu mangkuk lontong sayur tandas. Sungguh menu yang tepat jadi pengisi perut di awal pagi. 

Baca juga:  Ucok Durian, Penyempurna Kunjungan ke Medan

Lontong sayur sendiri adalah kuliner yang kerap dijual saat pagi hari tiba. Terutama di Jakarta dan sekitarnya. Bila pagi tiba, pasti banyak yang jualan lontong sayur. Biasanya, bersatu dengan nasi uduk Betawi. Tapi ada juga yang hanya jualan lontong sayur. Seperti lontong sayur langganan teman istri saya di Sawangan. 

Di Jakarta sendiri, ada banyak penjual lontong sayur. Terutama kala pagi tiba. Salah satu penjual lontong sayur yang cukup tenar adalah penjual lontong sayur yang ada di Kemanggisan, Jakarta Selatan yang pernah diulas oleh food vloger terkenal Nex Carlos. Atau lontong sayur Ci Eng di Kelapa Gading. Lontong sayur Ci Eng ini sudah melegenda. Berjualan sejak tahun 1976. 

Penjual lontong sayur enak lainnya di Jakarta adalah lontong sayur Bang Uwan atau Bang Pai. Lontong sayur Bang Uwan ini ada di daerah Rawa Belong. Ini juga salah satu penjual lontong sayur legendaris di Jakarta.  Jika ingin mencicipi enaknya lontong sayur Bang Uwan, tinggal datang saja Jl. Madrasah 1 No. 135, Rawa Belong. Selain lontong sayur, Bang Uwan juga menyediakan nasi uduk khas Betawi yang tidak kalah enak. Tapi jangan datang saat pagi hari. Karena lontong sayur Bang Uwan mulai buka warungnya dari jam 17.00 sampai dini hari.

Reply