Mau Tahu Budaya dan Sejarah Orang Minang, Datang Saja ke Museum Adityawarman

Siapa bilang datang ke museum tak menarik? Orang mungkin akan bilang apa menariknya datang ke museum. Hanya ada benda kuno. Justru di sini daya tariknya. Datang ke museum, ibarat kita datang ke rumah ilmu.

Karena dari museum kita akan tahu jejak sejarah. Ya, wisata sejarah namanya. Wisata edukasi. Wisata yang mendidik. Jalan-jalan sambil menabung ilmu pengetahuan.

Coba saja lihat di Eropa atau Amerika. Di sana, museum jadi destinasi favorit para pelancong. Jadi tempat yang ramai dikunjungi para turis. Tinggal mengemasnya saja. Biar turis mau datang tertarik untuk singgah.

Di Jakarta, ada museum Nasional Indonesia. Dikenal juga dengan nama Museum Gajah. Di kota besar lainnya juga banyak museum. Salah satunya adalah di Kota Padang. Di ibu kota Provinsi Sumatera Barat ini, ada museum Adityawarman.

Jadi Padang tak hanya terkenal dengan kulinernya. Tak hanya soal rendang yang mendunia itu. Tapi, ada banyak destinasi menarik lainnya. Salah satunya adalah Museum Adityawarman. Datang ke Museum ini, kita akan banyak tahu, budaya serta jejak sejarah orang Minang. Segala tetek bengek soal tanah Minang, ada di museum Adityawarman ini.

Museum Adityawarman sendiri ada di Jalan Diponegoro Nomor 10, Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Bangunan museum sangat menakjubkan. Berarsitektur rumah bagonjong atau rumah gadang. Ini arsitektur khas rumah di tanah Minang.

Kenapa dinamakan museum Adityawarman? Karena Adityawarman adalah Raja Minangkabau yang berkuasa pada 1347-1375. Museum Adityawarman dibangun pada tahun 1974 dan diresmikan pada tahun 1977. Tepatnya diresmikan pada 16 Maret 1977. Yang meresmikan Profesor Sjarif Thayeb, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kala itu.

Apa saja koleksi Museum Adityawarman? Museum ini punya 6000 koleksi peninggalan budaya. Ribuan koleksi itu terbagi dalam 10 kategori koleksi yakni koleksi geologika atau geografika, biologika, etnografika, arkeologika, historika, numismatika atau heraldika, filologika, keramologika, seni rupa dan teknologika.

Baca juga:  Tour to Bali: Rencana Besar

Di museum Adityawarman, pengunjung akan melihat jenis-jenis perhiasan di tanah Minang. Perhiasan tradisional tentunya. Juga ada koleksi instrumen musik. Koleksi lainnya berupa replika kuliner khas tanah Minang. Kuliner yang kerap disajikan dalam berbagai upacara adat orang Minang.

Museum Adityawarman juga punya koleksi berbagai perkakas yang sering digunakan oleh masyarakat tradisional Minang. Juga ada koleksi mushaf Al-Qur’an tua, berikut uraian jejak penyebaran Islam di tanah Minangkabau.

Pokoknya datang ke Museum Adityawarman ini, kamu akan mendapatkan banyak referensi pengetahuan tentang perkembangan sejarah dan budaya orang Minang. Mulai dari adat istiadatnya, kehidupan sehari-harinya, perkakas, hingga kuliner dan fashion adat tradisional.

Nah, jika memang punya rencana datang berlibur ke Kota Padang, sebaiknya begitu tiba, singgahi dulu museum ini. Biar nanti ketika jalan-jalan, sudah punya referensi lengkap tentang budaya tanah Minang. Anggap saja, datang berkunjung ke Museum Adityawarman adalah wisata edukasi. Berwisata sambil menambah pengetahuan.

Reply