Permainan Seru Untuk Seluruh Keluarga Ketika Bosan di Rumah Aja

Awal bulan ini PSBB di beberapa daerah di Indonesia akan berakhir. Di Jakarta, PSBB diperpanjang sampai dengan akhir bulan Juni. PSBB ini akan menjadi masa transisi menuju new normal di Jakarta.

Untuk sekolah dan perguruan tinggi sendiri menurut rencana akan dibuka kembali bulan Juli. Sebagian dari kita masih akan work from home dan school from home selama beberapa waktu ke depan. Nah, selama masa ini kita masih belum bisa beraktivitas di tempat umum. Tentunya, masih lebih baik menghabiskan waktu di rumah aja saat ini.

Untuk mengusir kebosanan selama di rumah, mungkin anda bisa mencoba berbagai permainan seru tanpa gadget yang melibatkan anggota keluarga. Selain untuk mengisi waktu, juga untuk menjaga kekompakan dan menambah kedekatan dengan anggota keluarga yang lain. Permainan seru apa saja yang bisa dimainkan bersama-sama?

Monopoli

photo: www.lifepal.co.id

Papan permainan yang bisa dimainkan oleh empat orang dengan berbagai macam umur. Secara garis besar, permainan monopoli dimainkan untuk menghasilkan uang dan membeli aset sebanyak-banyaknya tanpa menjadi bangkrut. Pasti seru berlomba-lomba untuk mengumpulkan uang, membeli rumah dan hotel! Ternyata, monopoli tidak hanya sekedar permainan lho! Monopoli juga bisa menjadi alat edukasi, khususnya untuk anak-anak. Orang tua bisa mengajarkan pentingnya mengatur keuangan, menunaikan kewajiban seperti membayar pajak, dan menghindari hutang.

Ular Tangga

photo: m.hitekno.com

Permainan yang berasal dari India ini dikenal dengan nama Mokshapat atau Moksha Patamu. Bagi generasi 90-an, ular tangga merupakan permainan favorit masa itu. Rasakan keseruan menggulirkan dadu saat tiba giliran kita. Juga saat-saat mendebarkan ketika kita hampir mencapai titik finish, tapi harus turun kembali. Seperti juga monopoli, permainan ular tangga bisa menjadi sarana edukatif untuk anak-anak. Tangga dan ular di dalam setiap kotak ternyata melambangkan kebajikan dan kejahatan.

Baca juga:  Tips Agar Tidak Kehabisan Uang Saat Traveling

Kartu

photo: http://www.pngall.com/

Generasi milenial mungkin sudah terbiasa memainkan solitaire di komputer. Pastinya lebih seru bermain kartu bersama anggota keluarga yang lain. Permainan ini bisa dimainkan hingga sepuluh orang. Ada berbagai macam permainan yang bisa dilakukan, salah satunya cangkulan. Cangkulan menggunakan kartu remi dan menjadi permainan kartu yang mudah dimengerti dan dimainkan. Rasakan sensasi berdebar saat kita cemas apakah kita punya kartu yang akan keluar berikutnya. Atau, di saat kita harus ‘mencangkul’ sampai punya banyak tumpukan kartu.

Karambol

photo: www.cgtrader.com

Permainan seru lainnya yang berasal dari India, karambol merupakan permainan biliar yang dimodifikasi. Nah, ini salah satu permainan lama yang juga asik dimainkan bersama keluarga. Jika anda punya papan karambol lama dan hanya disimpan di gudang, coba keluarkan dan gunakan kembali untuk bermain bersama keluarga. Pasti akan ramai dengan berbagai macam teriakan saat bidikan kita melesat. Atau saat melihat lawan tidak berhasil memasukkan cakram ke lubang sasaran. Walaupun tangan akan putih terkena tepung atau bedak, tapi keseruan selama permainan akan terasa.

Congklak

photo: www.mainankayu.com

Ada yang menyebut permainan tradisional ini dengan dhakon. Untuk permainan ini memang hanya bisa dimainkan oleh dua orang. Ternyata permainan ini juga bermanfaat, lho! Congklak mengajarkan anak-anak untuk berhitung, menaati peraturan, dan jujur. Mereka bisa menghitung jumlah biji sebelum bermain dan saat mengisi lubang-lubang yang ada. Salah satu persyaratan bermain congklak adalah tidak boleh mengisi lubang besar milik lawan. Jadi anak akan paham dan menaati ‘peraturan’ ini. Anak juga akan belajar jujur untuk meletakkan satu biji pada tempatnya dan memberikan kesempatan kepada lawan saat bijinya habis di lubang yang kosong.

Nah, itu tadi beberapa permainan seru tanpa gadget yang bisa dilakukan bersama anggota keluarga untuk menghabiskan waktu. Selain untuk menambah quality time, kita juga ikut melestarikan beberapa permainan tradisional yang semakin jarang ditemui dan kerap dilupakan saat ini.

Reply