Menjajal Canggihnya Teknologi MRT Jakarta

Wajah Kereta MRT Jakarta
| Sumber : beritagar.id

Baru-baru ini teknologi kereta super cepat MRT telah hadir di Indonesia, tepatnya yaitu di Jakarta. Kehadiran teknologi ini diharapkan dapat menjadi salah satu pemecah kemacetan di Ibu Kota. Selain itu, keberadaan MRT akan menularkan sifat disiplin bagi masyarakat Jakarta sesuai dengan masyarakat Jepang tempat asal mula MRT ini. Mulai dari sistem antri sampai keberangkatan kereta didesain sedemikian rupa agar benar-benar disiplin dan tepat waktu. Kebetulan pada saat uji coba gratis menaiki MRT saya mendapat kesempatan untuk dapat menjajal mode transportasi ini. Kira-kira bagaimana keseruanya? Pasti penasaran kan bagaimana wujud MRT di Jakarta?

Memasuki stasiun MRT

Stasiun MRT | Sumber : Dokumen pribadi

Untuk memasuki stasiun MRT cukup berbeda dengan kereta pada umumnya. Karena stasiun MRT mayoritas berada di bawah tanah, maka para penumpang terlebih dahulu harus menuruni tangga untuk menuju stasiun. Akses menuju stasiun bawah tanah ini sudah berada di beberapa tempat di Jakarta yaitu di daerah Bundaran HI, Istora, Senayan, Dukuh Atas, dan lainnya. Karena untuk menjangkau stasiun dibutuhkan menuruni tangga yang cukup jauh, ada fasilitas khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas berupa lift. Hal ini sangat memudahkan bagi siapapun yang ingin menjajaki transportasi modern ini. Seperti biasa, penumpang harus menggunakan kartu e-money untuk memasuki portal masuk ruang tunggu kereta. Tarif untuk masuk, berbeda beda sesuai dengan stasiun tujuan. Tarif minimal yaitu Rp 3.000 dan maksimal Rp 14.000

Menunggu jadwal kedatangan kereta

Pintu otomatis kedatangan MRT | Sumber : Dokumen pribadi

Rata-rata jadwal kedatangan kereta berkisar 10 menit. Untuk menunggu kereta datang, penumpang menunggu dibalik pintu otomatis yang akan terbuka saat kereta datang. Penumpang dilarang untuk terlalu dekat dengan pintu tersebut karena dikhawatirkan akan mengganggu sensor pintu. Menunggu kedatangan kereta MRT sangat jauh berbeda seperti menunggu kereta konvensional. Karena stasiun berada di ruangan tertutup, sehingga penumpang tidak khawatir kelelahan dan kepanasan. Di saat menunggu inilah, momen-momen keseruan menjajaki MRT bisa di abadikan. Seperti halnya pemandangan stasiun kereta di luar negeri.

Baca juga:  TMII: Love the sky

Menikmati perjalanan dalam kereta

Bagian dalam MRT | Sumber : malangpostonline.com

Saat masuk ke dalam kereta, secara umum memang tidak jauh berbeda dengan kereta commuter line. Namun, pendingin ruanganya yang lebih terasa dan pergerakan kereta yang halus membuat perjalanan di dalam MRT menjadi lebih nyaman. Selain itu, ada screen penunjuk lokasi kereta dan stasiun pemberhentian selanjutnya, sehingga penumpang tidak perlu khawatir akan kelewatan stasiun tujuan. Selain itu, waktu tempuh kereta MRT jauh lebih cepat dibandingkan kereta biasanya. Sehingga mode transportasi ini sangat cocok bagi para penduduk jakarta yang tidak ingin kehilangan waktunya gara-gara kemacetan ibu kota.

Bagi kalian yang ingin mencoba kenyamanan bertransportasi menggunakan MRT, kalian bisa mengunjungi stasiun MRT terdekat. Di sana nantinya akan ada petugas yang memandu kalian untuk memasuki stasiun sampai ke ruang tunggu kereta. Semoga para penduduk jakarta bisa merawat fasilitas modern MRT untuk kenyamanan kita bersama.

Reply