Traveling Di Era New Normal, Seperti Apa?

Saat ini di ibukota Jakarta dan beberapa wilayah lain di Indonesia sudah masuk masa transisi untuk menghadapi new normal. Banyak masyarakat sudah kembali beraktivitas seperti sebelum masa pandemi. Tentu saja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan. Beberapa penerbangan domestik serta kereta jarak jauh juga sudah mulai beroperasi secara bertahap.

Setelah tiga bulan berada di rumah, tentu banyak dari traveler yang merasa bosan dan tidak sabar ingin traveling kembali. Traveling memang baik untuk kesehatan jiwa, tapi traveling di era new normal juga harus sehat. Tidak lagi hanya merencanakan keuangan dan transportasi, traveling di era new normal perlu lebih memperhatikan aspek kesehatan dan sanitari.

Seperti apa traveling di era new normal dalam beberapa waktu yang akan datang? Berikut perkiraan trend traveling di era new normal:

Wisata Domestik

photo: www.violatravel.com

Kemungkinan besar banyak traveler yang sudah tidak sabar ingin berlibur akan memilih wisata domestik. Pilihan lainnya adalah tempat wisata yang lebih dekat dari tempat tinggal. Wisata domestik dengan menggunakan pesawat terbang tentu akan membutuhkan persyaratan dan persiapan lebih banyak, namun tetap akan menjadi opsi yang banyak digunakan untuk pergi berlibur.

Waktu Lebih Singkat

photo: www.tourmyindia.com

Setelah beberapa bulan sebelumnya kegiatan dan perkonomian sedikit melambat, traveler akan lebih memperhatikan waktu yang dihabiskan untuk berlibur. Yang semula ingin menghabiskan liburan selama dua minggu, mungkin akan dikurangi menjadi satu minggu atau memilih long weekend saja.

Staycation

photo: www.simplyborganized.com

Ingin berlibur dan bersantai tanpa banyak berinteraksi dengan orang banyak, staycation akan menjadi pilihan traveler. Melepaskan kepenatan dan kebosanan dari aktivitas sehari-hari di lingkungan yang berbeda, contohnya di hotel. Beberapa hotel di Jakarta sudah mulai beroperasi dengan beberapa pembatasan, seperti sarapan di kamar. Traveler akan memilih untuk mengandalkan fasilitas yang tersedia di kamar hotel untuk menghabiskan waktu, salah satunya fasilitas internet.

Baca juga:  Negara di Asia Yang Aman Dikunjungi Setelah Pandemi

Virtual Tour

photo: www.youtube.com/TRAVEL With Us

Bagi traveler yang ingin berlibur namun masih ragu, mereka bisa memilih virtual tour untuk traveling di era new normal. Sekarang ini banyak tersedia virtual tour dari beberapa tour & travel, mulai dari destinasi domestik dan mancanegara. Virtual tour dibuat seperti tour asli, dengan tour guide yang akan memberikan informasi mengenai destinasi dimaksud.

Road Trip

photo: www.yourspost.com

Salah satu alternatif traveling di era new normal yang bisa dilakukan yaitu road trip. Terutama untuk keluarga yang memiliki anak kecil dan lansia. Cara ini dianggap aman untuk mengurangi kontak fisik dengan orang lain selama di perjalanan. Dan jika diperlukan surat-surat untuk keperluan traveling dapat diurus secara bersamaan.

Wisata Alam

photo: www.nwemail.co.uk

Dengan perlunya menjaga jarak selama beraktivitas di keramaian, traveler akan memilih tujuan wisata yang relatif sepi contohnya wisata kebun teh, air terjun, mendaki, atau hiking. Tempat wisata yang lebih sepi dari pengunjung dapat memberikan ruang untuk physical distancing saat berpapasan dengan wisatawan lain.

Selama pandemi belum berakhir dan vaksin Covid-19 belum ditemukan, situasi di tempat tujuan traveling bisa berubah dengan cepat. Diharapkan agar traveler tetap disiplin dan selalu waspada dalam mematuhi protokol kesehatan.  Selalu update mengenai keadaan di lokasi tujuan. Juga bersiap untuk perubahan di menit-menit terakhir jika terjadi kemungkinan pandemi meluas di tempat tujuan.

Reply