Kebun Mbah Gonjong, Spot Bersantai dan Memancing yang Tidak Biasa

Gak punya uang untuk bisa ke Kafe? Atau Rumah Makan? Atau mungkin ke kolam pemancingan? Tidak perlu khawatir. Di Jambi terdapat sebuah tempat asyik yang tidak membutuhkan uang untuk memenuhi itu semua. Namanya adalah Kebun Mbah Gonjong. Bila anda berada di Jambi tidak ada salahnya untuk berkunjung ke sini di waktu senggang. Selain suasananya yang tenang, tempat ini juga sangat pas buat bersantai sambil memancing. Dijamin sekali datang ke sini, bakal kembali lagi di waktu berikutnya. 

Spot Memancing yang Gratis

Kolam Pemancingan Mbah Gonjong

Biasanya para penghobi mancing yang berada di kota, rutin mencari kolam pemancingan untuk sekedar melepas hasrat hobinya. Namun permasalahannya adalah untuk memenuhi hobi tersebut terkadang perlu merogoh kocek lumayan dalam untuk membayar tiket masuk. 

Suasana Asri di Lokasi

Nah, untuk mencari alternatif lain, Kebun Mbah Gonjong bisa jadi solusi. Menariknya di Kebun Mbah Gonjong ini tidak di pungut biaya sepeserpun untuk memenuhi keinginan anda memancing di kolam. Teman traveler hanya membutuhkan perlengkapan mancing, seperti alat pancing dan umpan. Atau mungkin snack untuk bersantai sambil menunggu pancingan di sambar ikan

Aktifitas Memancing di Kolam Mbah Gonjong

Ikan yang bisa di peroleh disini adalah ikan yang biasanya hidup di air tawar seperti Lele, Patin, atau Nila. Ukuran yang ada cukup variatif. Bahkan ada ikan yang berukuran hingga paha orang dewasa. Bila berhasil mengailnya, dijamin teman traveler akan merasakan sensasi tarikan yang tidak jauh beda dengan ikan laut. 

Hasil Tangkapan Dimasak di Lokasi

Dapur Tradisional yang Digunakan Untuk Mengolah hasil Tangkapan

Selain memancing gratis, disini juga anda bisa memasak. Pengunjung yang berhasil menangkap ikan diwajibkan untuk mengolah makanannya sendiri. Ingat ya, “diwajibkan”. Meski gratis bukan berarti traveler bisa membawa hasil tangkapan pulang ke rumah. Ikan yang diperoleh hanya boleh dimasak di lokasi. 

Baca juga:  Jalan-jalan ke Gunung Gede

Jadi, pemilik memang sengaja membuat aturan itu untuk menumbuhkan keakraban sesama pengunjung lewat acara masak atau makan bersama. Selain itu juga untuk memberikan kesan mendalam bagi teman traveler dalam menikmati jerih payah memancing.

Urusan peralatan masak tidak perlu khawatir, telah tersedia dapur yang bisa digunakan. Dapur disini terkonsep tradisional, dengan tungku tanah dan bata, serta bahan bakar kayu. Semua bisa digunakan tanpa perlu merogoh kocek. Tapi untuk urusan bumbu olahan ikan, teman traveler bisa menyediakan sendiri. Bagaimana? Asik bukan

Bisa Akustikan

Lokasi Akustikan

Bosan memancing, teman traveler juga bisa bermain akustikan. Buat yang gemar bermain alat musik atau menyanyi bisa menggunakan fasilitas ini. Pemilik tempat hanya menyediakan alat, biasanya pengunjung yang mensetting sendiri alat yang digunakan.

Alat musik tersimpan di dalam ruangan khusus, biasanya bila hendak menggunakannya tinggal meminta ke pengelolah. Pengunjung bisa mengangkut semua perlengkapannya keluar ruangan untuk bermain sambil menikmati suasana outdoor.

Bersantai Sambil Membaca

Spot Membaca/Rumah Baca Siginjai

Menyeduh segelas kopi hitam lalu menikmati buah pikiran seseorang dalam lembaran bukunya, tentu hal yang paling mengasyikkan bagi mereka yang hobi membaca. Nah, hal itupun bisa di lakukan disini. Di lantai dua terdapat perpustakaan mini yang tersedia buat mereka yang lebih tertarik membaca dibanding memancing dan bermain musik. Perpustakaan yang diberi nama “Rumah Baca Siginjai” ini memang diusung untuk mewadahi minat baca. Buku yang tersediapun bagus bagus dengan genre yang bervariatif. Semua boleh dibaca di lokasi namun tidak untuk di bawa pulang.

Tempat Nongkrong Anak Pegiat Alam

Suasana Bersantai di luar ruangan

Jika traveler seorang anak komunitas yang berdomisili di Jambi, mungkin tempat ini tidak terlalu asing. Ya, Kebun Mbah Gonjong bisa di bilang tempat bersantainya anak komunitas di Jambi. Pemiliknya sendiri memang seorang pegiat alam, maka tidak heran desain dan penikmat tempat inipun banyak didominasi para pegiat alam. Biasanya pada malam minggu tempat ini tidak pernah sepi. Komunitas motor hingga mahasiswa kerap memenuhi area terbuka di lantai atas. Selain bercengkrama dan ngopi, mereka juga memainkan alat musik mengisi malam akhir pekan. 

Baca juga:  Gunung Masurai, Surganya Sleeping Mountain
Tempat Bersantai Sambil Memancing

O ya, tempat ini juga kerap di pinjam untuk acara gathering loh. Gethering konsep outdoor dan tradisional memang sangat pas di tempat ini. 

Bagaimana? Menarik bukan?. Untuk datang kesini cukup mudah, tinggal berangkat ke depan kampus UIN Jambi di lintas Mendalo-Bulian. Sebelum mencapai gerbang belok kanan masuk di Lorong Bantara. Sekitar 50 meter dari lorong akan ada plang Samudera Ikan atau Rumah Baca Siginjai. Nah itu dia lokasinya

Reply