Petualangan HitchBot Berakhir di Amerika

Credit: connected.pem.org[/caption]
Malang benar nasib Hitchbot, sebuah (seorang? seekor?) robot hitchiker yang sedang menjalankan misi bertualang melintasi Amerika dengan cara nebeng itu. Hanya dalam waktu dua minggu saja dari awal keberangkatannya dari Boston, Hitchbot harus mengalami nasib tragis dirusak dan diperlakukan secara tidak roboti di jalanan Philadelphia.

Robot kecil nan lucu ini didesain tidak bisa bergerak sendiri, tapi dilengkapi dengan teknologi speech recognition untuk berkomunikasi dengan manusia. Hitchbot mengandalkan kebaikan manusia yang ditemuinya (menemukannya) di jalan untuk membawanya dari suatu tempat ke tempat lainnya. Selain itu, Hitchbot juga dilengkapi kemampuan untuk update status di sosial media!

Sebenarnya petualangannya ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya, robot asal Ontario, Kanada sudah sukses melakukan hitchiking melintasi negaranya, Kanada. Tidak hanya itu, Hitchbot bahkan juga berhasil melakukan hal yang sama bertualang di Jerman dan Belanda.

Mungkin Amerika terlalu keras baginya. Inilah pesan terakhirnya:

Credit: The Verge

Credit: The Verge

Oh dear, my body was damaged, but I live on back home and with all my friends. I guess sometimes bad things happen to good robots! My trip must come to an end for now, but my love for humans will never fade. Thank you to all my friends.

Bahkan walaupun ada manusia yang begitu kejam padanya, dia masih tetap sayang kok sama kita. Mudah-mudahan Hitchbot bisa melanjutkan petualangannya lagi ya!

Eh, tapi kira-kira kalau Hitchbot mampir ke Indonesia bakal kena begal gak ya?

Sumber: The Verge

Baca juga:  Menikmati Layanan Kelas Bisnis Batik Air

Reply