Gunung Talamau, Surga Telaga di Bumi Andalas

Gunung Talamau adalah salah satu bukti kekayaan dan pesona alam Provinsi Sumatera Barat. Gunung ini memiliki pesona yang memukau dengan ciri khas yang unik. Maka tidak heran jika gunung ini menjadi pilhan wajib bagi penghobi minat khusus di provinsi Sumatera Barat. Nah, bila ingin tahu lebih lanjut mengenai gunung yang satu ini, berikut ulasannya.

Rute Perjalanan ke Gunung Talamau

Telaga di gunung talamau

Secara adminstrasi Gunung ini masuk dalam wilayah desa Pinaga, kecamatan Kinali, kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Untuk sampai ke desa terakhir anda bisa menggunakan dua rute perjalanan, dari Kota Padang dan Rao (perbatasan sumatera barat dan sumatera utara). Namun biasanya rute dari Padanglah yang paling banyak dilalui. Selain karena padang adalah ibu kota Sumatera Barat, juga karena banyak transportasi yang tersedia dengan jurusan Padang-Pasaman Barat. 

Perjalanan anda dari Kota Padang dapat dimulai dengan mengendarai angkot atau ojek menuju terminal bingkuang dengan ongkos Rp. 4000/orang. Dari terminal Bingkuang selanjutnya mengendarai bus jurusan Padang-Pasaman Barat, baisanya tarif yang dikenakan berkisar Rp.30.000/orang. Bus akan berhenti di terminal Pasaman. Perjalanan dari terminal Pasaman ke desa terakhir (Desa Pinaga) dapat ditempuh menggunakan angkot seharga Rp. 5000/orang. Di desa Pinaga pendaki wajib mengurus perizinanan dengan membayar retribusi sebesar Rp.10.000/orang. Dari desa ini jugalah pendakian bisa dimulai.

Gunung Talamau memiliki ketinggian 2980 mdpl sekaligus gunung tertingi yang ada di Sumatera Barat. Perjalanan akan menghabiskan waktu selama 12 jam dari desa Pinaga sampai di camp terakhir sebelum puncak. Ada beberapa pos camp dengan sumber air yang bisa digunakan untuk mendirikan tenda setelah memasuki hutan Gunung Talamau. Diantaranya yaitu, pos Pintu Rimba atau Harimau Campo, camp Rindu Alam (1100 Mdpl), camp Bumi Sarasah (1860 mdpl), camp Peninjauan (2500 Mdpl), dan yang terakhir camp Rajawali (2880 mdpl). Jarak antar camp rata-rata memakan waktu 2 sampai 3 jam perjalanan.

Baca juga:  Napal Melintang, Karst Eksotik di Provinsi Jambi

Air Terjun di Kaki Gunung Talamau

Air terjun di kaki gunung

Siapa yang tidak suka air terjun? wisatanya air yang satu ini bisa membuat siapa saja tergoda untuk basah basahan.

Nah, ketika anda mengunjungi Gunung ini, selain mendaki gunung anda juga mendapat bonus untuk menimati air terjun. Air terjun yang bernama Putri Lenggo Geni ini berada tidak jauh dari camp Harimau Campo atau pos penjagaan di pintu rimba. Jika memiliki waktu luang, masukkan list berkunjung ke air terjun ini dalam rencana pendakian anda.

Banyak para pendaki menyempatkan untuk menikmati air terjun Lenggo Gini ketika mendaki Gunung Talamau. Anda bisa mencobanya ketika turun dari pendakian sekaligus bersih bersih dan relaksasi tubuh selepas treking. Ada camping ground yang bisa digunakan untuk mendirikan tenda yang tidak jauh dari air terjun. Sambil menikmati segelas kopi hitam, anda akan bisa menikmati malam dengan suara gemuruh air terjun

Pesona Telaga

Pesona telaga di puncak

Tidak ada yang memungkiri bahwa Gunung ini adalah gudangnya telaga. Telaga pertama kali akan di jumpai saat perjalanan menuju camp terakhir (camp Rajawali). Semakin dekat dengan dengan camp maka semakin banyak pula telaga yang dijumpai. Bahkan sumber air yang digunakan pendaki saat menginap di camp terakhir inipun adalah sebuah telaga dengan ukuran yang cukup luas dan dinamai telaga Putih Sangka Bulan.  

Sebenarnya terdapat 13 telaga yang menjadi daya tarik Gunung Talamau. Masing masing telaga tersebut memiliki namanya sendiri, yaitu Talago Putih Sangka Bulan, Talago Tapian Sutan Bagindo, Talago Tapian Puti Mambang Surau, Talago Siuntuang Sudah, Talago Puti Bungsu, Talago Rajo Dewa, Talago Satwa, Talago Lumuik, Talago Biru, Talago Mandeh Rubiah, Talago Imbang Langik, Talago Cindua Mato dan Talago Buluah Perindu 

Baca juga:  Menikmati Lukisan Alam Pulau Pemutusan

Kubah Masjid di Puncak

Kubah masjid di puncak

Puncak Talamau akan ditandai dengan titik treangulasi serta satu tiang dengan kubah masjid di puncaknya. Keberadaan kubah ini sekaligus memberikan gambaran mengenai karakter masyarakat Sumatera Barat yang terkenal sangat religius. Dari puncak ini juga bisa di nikmati pemandangan yang indah. Sederet gunung gunung tinggi di Sumatera Barat dapat terlihat jelas jika kondisi cuaca bersahabat diantaranya Gunung Marapi, Gunung Singgalang, bahkan Gunung Kerinci. Akan lebih sempurna jika anda bisa menikmati matahari terbit

Surga Pacet dengan Jalur Pendakian yang Bersih

Sebelum mendaki Gunung Talamau sebaiknya anda terlebih dahulu mencari cara ampuh untuk menghindari pacet. Gunung Talamau adalah surganya pacet. Hewan kecil ini terkenal sebagai penghisap darah manusia dan banyak dijumpai di gunung tidak aktif seperti Talamau. Biasanya para pendakai menggunakan temabakau untuk menghidari pacet. Aroma tembakau diyakini musuh yang ampuh untuk menghidari diri dari pacet.

Gunung Talamau adalah gunung wisata yang tergolong bersih. Bahkan pengelola Gunung Talamau memberlakukan ceklist perlengkapan yang dibawa pendaki untuk melihat apa saja yang akan menjadi sampah. Tidak hanya itu, mereka juga mengintruksikan agar sampah tersebut wajib di bawa pulang. Pendaki yang turunpun kembali diceklist ulang untuk melihat sampah yang mereka bawa. Hal ini termasuk efektif karena memang terbukti Gunung Talamau paling bersih dibandingkan gunung wisata lainnya.

Reply