Menu

Pernik Archive

Selain Busana Nyentrik, Apa Lagi yang Bisa Dibawa Pulang dari Jepang?

Satu hal yang paling dikenang dari Jepang adalah nyentrik. Masyarakat Negeri Sakura memang punya gaya hidup yang bisa dibilang cukup berbeda dibandingkan orang-orang kebanyakan yang hidup di wilayah Asia. Meski semangat meneruskan tradisi nenek moyang tetap berkobar, mereka juga nggak menutup pintu untuk budaya baru. Bahkan nggak sedikit yang mencampuradukkan antara budaya merea dengan budaya

Soal Tahu, Kuningan Tak Kalah dengan Sumedang

Bicara soal tahu, yang langsung nyangkut di benak adalah tahu asal Sumedang. Ya, harus diakui, nama tahu Sumedang memang sudah sohor kemana-mana. Kelezatan dan nikmatnya tahu Sumedang, sudah mengindonesia. Bahkan ada yang mengatakan tak lengkap dan sempurna rasanya, jika datang ke Sumedang, tidak mencicipi atau membawa oleh-oleh tahu Sumedang. Tahu Bungkeng, adalah salah satu produsen

Referensi Tempat Kuliner Enak dari Pak Menteri

Punya hobi nguliner, tapi bingung mau makan dimana? Tidak usah bingung. Sudah banyak buku tentang tempat makan enak. Tinggal datang saja ke toko buku terdekat, seabrek buku yang berisi tempat-tempat makan enak. Mau yang kaki lima, atau yang bintang lima, tinggal pilih sesuai selera. Mau di kota mana, cari saja di rak-rak buku khusus traveling.

Buku Ini, Layak Jadi Referensi Backpacker Pemula

Ingin melancong tapi punya dana terbatas? Tak usah khawatir. Tinggal backpackeran saja. Ya, melancong dengan backpackeran sudah jadi gaya hidup tersendiri dalam dunia turistik. Backpacker adalah sebutan bagi pelancong atau turis yang punya budget terbatas. Bahkan ada yang menyebut backpacker adalah turis kere. Meski sebutan itu terdengar agak miring, tapi dalam perkembangannya istilah backpacker justru

Teng Tinkerbell, Segelintir Anak Penopang Eksistensi Budaya Madura

Teng Tinkerbell adalah salah satu sanggar seni budaya asal Sumenep, Madura yang masih berada dalam jalur perjuangan dalam upaya melestarikan budaya bangsa Indonesia, utamanya budaya Madura. Sanggar ini memanfaatkan semangat generasi muda untuk bersama-sama menjaga warisan leluhur budaya Madura. Sanggar ini ibarat sebuah telaga di tengah tandusnya ekosistem budaya bangsa, mari kita melihat lebih dalam