Menu

Pernik Archive

Teng Tinkerbell, Segelintir Anak Penopang Eksistensi Budaya Madura

Teng Tinkerbell adalah salah satu sanggar seni budaya asal Sumenep, Madura yang masih berada dalam jalur perjuangan dalam upaya melestarikan budaya bangsa Indonesia, utamanya budaya Madura. Sanggar ini memanfaatkan semangat generasi muda untuk bersama-sama menjaga warisan leluhur budaya Madura. Sanggar ini ibarat sebuah telaga di tengah tandusnya ekosistem budaya bangsa, mari kita melihat lebih dalam

Durian Hasil Anyaman : Kerajinan Tangan Unik Daerah Sumenep, Madura

Siapa yang tidak kenal dengan durian? Buah yang dikenal melalui aromanya yang menyengat dan bentuknya yang penuh dengan duri-duri, semua orang pasti mengenal buah ini. Namun apakah buah ini bisa dibuat dengan tangan? Mungkin terlalu sulit untuk merealisasikannya. Lantas apa maksud “..Durian Hasil Anyaman…”? Daripada bertanya-tanya, mari kita cari tahu jawabannya. Berawal Dari Sebuah Anyaman

Warkop ‘Burjo’ Van Kuningan

Ngopi pagi hari, bagi saya adalah kegiatan kuliner yang wajib ditunaikan. Ini ritus mengawal hari. Semacam ritual kuliner yang tak pernah absen dilakukan. Kecuali bulan puasa. Maka, kalau tak sempat ngopi di rumah, di pinggir jalan, saat perjalanan untuk bekerja, ritual itu tak boleh dilewatkan. Berdosa rasanya jika sampai tak mengisi pagi dengan bau kafein.

Makin Cinta di Ennichisai 2016 hari ke-2

  Di hari kedua atau terakhir gelaran festival Jepang Ennichisai 2016 masih ramai dipadati pengunjung. Panasnya Jakarta tidak mengendurkan semangat para pencinta budaya Jepang  untuk menyaksikan berbagai pertunjukan budaya atau berwisata kuliner mencicipi berbagai jajanan khas negeri sakura. Tidak kalah seru dari  hari pertama, traditional culture stage menyajikan pertunjukan budaya tradisional Jepang seperti Eisa dari U-maku dan

Musik, Puisi, Pencak Silat dan Penari Cantik

Saat saya tiba di pintu gerbang Taman Maya Datar, lalu melangkah ke dalam, sudah disambut lagu ‘Bongkar’ Iwan Fals. Saya awalnya betul-betul kaget, dengan suara penyanyi. Sangat mirip dengan penyanyi balada Indonesia tersebut. Tapi, setelah tahu, ternyata bukan Iwan Fals yang sedang menyambut saya. Namun seorang penyanyi, berambut gondrong yang pakai ikat, ala orang Sunda.