Menu

[OpenTrip] Pendakian Gunung Slamet 15-17 AGUSTUS 2017 Hut Ri 72

OPEN TRIP PENDAKIAN GUNUNG SLAMET 15-17 AGUSTUS 2017

Status: Pasti Jadi!

Kategori: Naik Gunung

Target Peserta: 12

Tanggal Berangkat: 14 August, 2017 – 23:00

Tanggal Berakhir: 17 August, 2017 – 20:00

Gunung Slamet terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah serta kedua tertinggi di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Kawah IV merupakan kawah terakhir yang masih aktif sampai sekarang, dan terakhir aktif hingga pada level siaga medio-2009.

Gunung Slamet cukup populer sebagai sasaran pendakian meskipun medannya dikenal sulit. Di kaki gunung ini terletak kawasan wisata Baturraden yang menjadi andalan Kabupaten Banyumas karena hanya berjarak sekitar 15 km dari Purwokerto.

Gunung Slamet dari ketinggian 28.000 kaki.

Sebagaimana gunung api lainnya di Pulau Jawa, Gunung Slamet terbentuk akibat subduksi Lempeng Indo-Australia pada Lempeng Eurasia di selatan Pulau Jawa. Retakan pada lempeng membuka jalur lava ke permukaan. Catatan letusan diketahui sejak abad ke-19. Gunung ini aktif dan sering mengalami erupsi skala kecil. Aktivitas terakhir adalah pada bulan Mei 2009 dan sampai Juni masih terus mengeluarkan lava pijar.[1] Sebelumnya ia tercatat meletus pada tahun 1999.

Maret 2014 Gunung Slamet menunjukkan aktifitas dan statusnya menjadi Waspada. Berdasarkan data PVMBG, aktivitas vukanik Gunung Slamet masih fluktuatif. Setelah sempat terjadi gempa letusan hingga 171 kali pada Jumat 14 Maret 2014 dari pukul 00.00-12.00 WIB, pada durasi waktu yang sama, tercatat sebanyak 57 kali gempa letusan. Tercatat pula 51 kali embusan. Pemantauan visual, embusan asap putih tebal masih keluar dari kawah gunung ke arah timur hingga setinggi 1 km.[2]

Baca juga:  [OpenTrip] Getaway Dieng The High Land

 

Catatan sejarah

Gunung Slamet pada tahun 1910.
Sejarawan Belanda, J. Noorduyn berteori bahwa nama “Slamet” adalah relatif baru, yaitu setelah masuknya Islam ke Jawa (kata itu merupakan pinjaman dari bahasa Arab). Ia mengemukakan pendapat bahwa yang disebut sebagai Gunung Agung dalam naskah berbahasa Sunda mengenai petualangan Bujangga Manik adalah Gunung Slamet, berdasarkan pemaparan lokasi yang disebutkan [3] .

 

Ekologi
Gunung ini mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montana, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Legenda Gunung Slamet
Gunung Slamet memiliki cerita legenda yang turun temurun. Nama slamet diambil dari bahasa Jawa yang artinya selamat. Nama ini diberikan karena dipercaya gunung ini tidak pernah meletus besar dan memberi rasa aman bagi warga sekitar. Menurut kepercayaan warga sekitar, bila Gunung Slamet sampai meletus besar maka Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua bagian.[4]

 

Jalur pendakian

Pos pendakian Gunung Slamet, dukuh Bambangan
Jalur pendakian standar adalah dari Blambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga. Jalur populer lain adalah dari Baturraden dan dari Desa Gambuhan, Desa Jurangmangu dan Desa Gunungsari di Kabupaten Pemalang. Selain itu ada pula jalur yang baru saja diresmikan tahun 2013 lalu, yaitu jalur Dhipajaya yang terletak di Kabupaten Pemalang.

Pendakian Gunung Slamet dikenal cukup sulit karena hampir di sepanjang rute pendakian tidak ditemukan air. Pendaki disarankan untuk membawa persediaan air yang cukup dari bawah. Faktor penyulit lain adalah kabut. Kabut di Gunung Slamet sangat mudah berubah-ubah dan pekat.

Jalur pendakian lainnya adalah melalui objek wisata pemandian air panas Guci, Kabupaten Tegal. Meskipun terjal, rute ini menyajikan pemandangan yang paling baik. Kawasan Guci dapat ditempuh dari Slawi menuju daerah Tuwel melewati Lebaksiu.

Baca juga:  [OpenTrip] Derawan Diving Tour

 

Meeting Point 1 : Leuwipanjang Bandung

Promo 15 Mei sampai 15 Juni 2017
Tarif Meeting Point 1: Rp.400.000 /orang

Tarif Normal 16 Juni 2017 Sampai Acara Berlangsung
Tarif Meeting Point 1: Rp.500.000 /orang

Dp 50%

Meeting Point 1: Terminal Leuwi Panjang (Bandung) Jam : 23:00 WIB

 

Fasilitas

1. Transportasi ELF/Mobil Pribadi AC PP Jakarta Bandung – Basecamp Bambangan
2. Simaksi / Izin Pendakian
3. Dokumentasi Selama Pendakian Sesuai Kan Kondisi Cuaca
4. Teman baru, Cerita Baru, Pengalaman Baru Bersama Team Ngetripdong.com
5. P3K, Blanket, Oksigen
6. Aman Dan Nyaman
7. Panitia Ramah Lingkungan. hehe
8. Tenda Greatoutdoor 4 Person / Bestway Montana Sharing
9. Leader Team
10. Team Ngetripdong Di Lengkapi HT
11. Trekking Pole Bagi Yang Perlu
12. Alat Pasak
13. Pin Dan Sticker Ngetripdong

Fasilitas Yang Tidak Disediakan :
1. Porter pribadi (untuk membawakan barang pribadi selama perjalanan)
2. Kegiatan diluar jadwal dan destinasi
3. Transport dari tempat tinggal ke meeting point
4. Cemilan & minuman (akan dikoordinir untuk sharing cost)
5. Air Mineral Selama Trekking (bawa masing-masing)
6. Item lainnya yang tidak disebutkan di fasilitas

 

Peralatan Pribadi yang harus dibawa:

1. Tas/Carrier
2. Baju ganti Minimal 2 Pasang
3. Jaket / Baju Penghangat
4. Sarung Tangan + Kupluk
5. Matras (Disediakan
6. Sepatu Gunung/olahraga / Sandal Gunung
7. Peralatan Makan (sendok + piring)
8. Cemilan / Snack
9. Obat-obatan pribadi
10.Bawa Keresek Plastik
11. Flashdisk Untuk Copy Foto Dokumentasi

Minimal 12org

Hubungi kami

WA/Phone : 081910625297
Line, FB, : ngetripdong
Gmail : ngetripdong[at] gmail [dot] com
Web : www.ngetripdong.com

JalanBareng DotCom
Redaksi JalanBareng.com

Komentar kamu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Jalan Bareng
Sikunir Dieng
[OpenTrip] Getaway Dieng The High Land

Price Basic: Rp675.000 / orang Installments: Down Payment : Rp350.000 Installment 2 : Rp325.000 Price Include: INCLUDE: Elf AC Start...

Close